Postingan

Mengenal Permainan Egrang dan Aturan Mainnya

Gambar
  Egrang adalah permainan anak-anak di Jawa Barat, di mana anak-anak berjalan dengan dua bambu sebagai pijakannya.  Permainan tradisional yang menggembirakan itu kini bahkan menjadi salah satu cabang Olahraga Tradisional (Otrad) yang dipertandingkan. Tahun 2024 ini, Kabupaten Purwakarta menjadi tuan rumah Invitasi Olahraga Tradisional tingkat Jawa Barat yang berlangsung pada 3-5 September 2024. Di antara yang dipertandingkan adalah egrang. Anak-anak yang disebut atlet olahraga tradisional itu akan bertanding cepat, yaitu berlari dengan menggunakan egrang. Otrad tingkat Jawa Barat ini semua atletnya merupakan Siswa SD. Apa itu egrang dan bagaimana aturan mainnya? Simak di bawah ini yuk!  Mengenal Egrang Dikutip dari buku Serunya Permainan Tradisional Anak Zaman Dulu terbitan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, disebutkan permainan egrang awalnya populer di daerah Jawa Barat. Dan ini menjadi alasan permainan ini menjadi permainan tradisional khas Jawa Barat (Sunda). K...

Gobak Sodor: Sejarah, Cara Bermain, hingga Nilai yang Terkandung

Gambar
 Gobak Sodor adalah permainan tradisional yang dimainkan dengan berkelompok. Terdiri dari dua suku kata yakni, 'gobak' berarti bergerak dan 'sodor yang artinya 'tombak'. Di beberapa daerah, permainan ini punya nama yang berbeda-beda. Misalnya, di Riau gobak sodor dikenal galah panjang. Sementara di Jawa Barat disebutnya galah asin. Meskipun punya sebutan yang berbeda, namun permainan gobak sodor punya aturan main yang hampir sama. Sebelum mengetahui cara bermainnya, kita kulik dulu yuk sejarah singkat permainan ini.  Sejarah Gobak Sodor Ternyata permainan gobak sodor bukan asli dari Indonesia. Dirangkum dari buku Etnofisika dalam Seri Permainan Tradisional oleh Neng Nenden Mulyaningsih, dkk, dalam sejumlah literatur Belanda disebut bahwa kata gobak sodor diambil dari kata 'go back through the dor' yang artinya menembus pintu. Menjadi gobak sodor, karena hasil penyebutan dari Indonesia yang sulit untuk mengucap kata dalam bahasa asing. Selain itu, permainan i...

Pencak Dor: Tradisi Bela Diri Pesantren yang Lahirkan Pendekar Silat

Gambar
Pencak Dor merupakan ajang pertarungan bebas yang lahir dari lingkungan pondok pesantren. Bela diri ini bermula sebagai sarana latih tanding pencak silat antar santri di Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur. Namun kemudian berubah menjadi arena pertandingan bergengsi bagi para pendekar dari berbagai klub atau perguruan bela diri di Jatim. Biasanya tak ada hadiah dalam pertarungan itu, yang menang biasanya mendapat sepiring gulai kambing usai pertandingan Pencak Dor: Tradisi Petarung Para Santri menceritakan tentang kediaman Badrul Huda Zainal Abidin di sekitar kompleks Pondok Pesantren Lirboyo yang terlihat ramai. Sejumlah santri terlihat hilir mudik membawa potongan bambu dan tali ke lapangan pondok yang berjarak 500 meter dari rumah pria yang disapa Gus Bidin itu. Sosok ini biasanya duduk di ruang tamu mengawasi santrinya yang mondar-mandir. Di lingkungan Pesantren Lirboyo, Gus Bidin cukup populer, sosoknya selalu dilekatkan dengan Pencak Dor. Gus Bidin pula yang memegang lisensi pe...

Pencak Dor: Sejarah, Makna, dan Aturan Mainnya

Gambar
Dalam tradisi Pencak Silat Pagar Nusa, pencak dor menjadi salah satu tradisi yang terus berkembang seiring perkembangan zaman. Tradisi ini seolah-olah menjadi magnet yang memberikan daya tarik tersendiri bagi para pesilat Pagar Nusa. Tidak heran jika dalam setiap pagelaran pencak dor, banyak pesilat Pagar Nusa dari berbagai daerah yang datang untuk berpartisipasi maupun sekadar menyaksikan. Pencak dor merupakan sebuah pertandingan silat satu lawan satu, yang diiringi oleh alunan musik. Biasanya, alat musik yang digunakan meliputi bedug, jedhor, dan terkadang dipadukan dengan rebana. Perpaduan musik ini sering disebut dengan terbang jedhor. Jedhor menjadi alat musik utama dalam pertandingan ini. Sehingga kemudian tradisi pertandingan tersebut dikenal dengan sebutan “pencak dor”. Sejarah pencak dor Tradisi ini mulanya berkembang di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri. Di mana pencak dor menjadi ajang latihan tanding antar santri di sana. Selain hal demikian, pagelaran tersebut berawal dari ...

Pencak Dor, Tradisi Pertarungan Bebas di Ring Bambu

Gambar
 Pencak dor adalah warisan budaya dari dunia pesantren di wilayah Jawa Timur dan Jateng. Biasanya ajang pencak dor menjadi media silaturahim antarpendekar ataupun petarung. Tradisi pencak dor atau olahraga pertarungan bebas di atas ring panggung bambu, lahir dari lingkungan pondok pesantren. Tradisi ini menjadi bagian dari upaya para santri dalam mempertahankan dan menjaga NKRI. Pencak dor memiliki slogan yang menjadi pengingat bahwa 'di atas lawan, di bawah kawan', seperti dikutip NUonline. Inilah wujud sportivitas dalam pertarungan yang aturan mainnya cenderung bebas. Konsentrasi dalam bertanding di atas ring pun sangatlah penting. Sebagai bagian dari pencak silat, pencak dor tidak dapat dipisahkan dengan shalat dan salawat. Seorang pendekar sesungguhnya adalah pribadi yang taat beribadah dan selalu beriman. Salawat juga kerap mengiringi pertandingan pencak dor. Sumber